Menyediakan Benih Ikan Nila Merah dan Nila Hitam di Subang Jawa Barat

Tahapan Persiapan Budidaya Ikan Nila Kolam Tanah Untuk Pemula

 

Secara garis besar, hanya ada 5 hal yang harus disiapkan pemula ketika pertama kali melakukan budidaya ikan nila dengan cara konvensional atau menggunakan kolam tanah, yaitu:

1. Memilih Benih atau Larva Ikan Nila

2. Mempersiapkan Kolam Budidaya

3. Penebaran Benih Ikan Nila

4. Pemeliharaan Budidaya Ikan Nila

5. Pemanenan Ikan Nila

Pada kesempatan lain, UPR CITOMI akan membeberkan masing-masing point diatas, untuk itu ikuti terus setiap artikel terbaru dari kami.

Jika anda bingung mencari benih atau larva ikan nila berkualitas, UPR CITOMI menyediakan benih atau larva berkualitas dengan brand RED NILS untuk larva ikan nila merah, dan BLACK NILS untuk larva ikan nila hitam.

Untuk bertanya-tanya dulu, bisa hubungi admin kami di 0895-1874-2678 ( Phone / Whatsapp ).

Share:

Keunggulan Budidaya Nila Dengan Sistem Bioflok

 

Meskipun bagi sebagian pembudidaya beranggapan empang konvensional lebih baik dikarenakan alami, namun ada beberapa keunggulan budidaya ikan nila menggunakan sistem bioflok.

Berikut ini UPR Citomi rangkum dari berbagai sumber,  maupun berdasar pengalaman kami yang membudidayakan ikan nila secara empang konvensional dan sistem bioflok.

Keunggulan - keunggulan tersebut diantaranya:

1. Penggunaan Teknologi Modern

Keunggulan pertama dari sistem bioflok ini adalah mengawinkan teknik budidaya alami dengan teknologi, dikarenakan setiap kolam akan memiliki selang - selang untuk mengalirkan oksigen bakteri baik kedalam kolam, atau yang lebih dikenal dengan aerator.

2. Ramah Terhadap Lingkungan

Dikarenakan budidaya ikan dengan sistem bioflok ini tidak menimbulkan polusi, maka bisa dibilang budidaya dengan teknik ini sangatlah ramah lingkungan.

3. Pakan Lebih Irit Dan Juga Bersih

Seperti yang tadi sudah dibahas bahwasanya terdapat selang - selang yang mengalirkan bakteri baik, maka itu bisa menjadi pakan tambahan bagi ikan didalam kolam. Bakteri baik tersebut juga dapat membantu penguraian sisa makanan serta feses dan menjadikannya sebagai makanan tambahan.

Selain itu, bakteri baik tersebut juga membantu kolam tetap bersih sehingga tidak diperlukan penggantian air dari mulai penebaran bibit hingga masa panen.

4, Bioflok Lebih Hemat Air

Di point nomer 3 sudah dijelaskan, bahwasanya bakteri baik tersebut bisa menjaga kolam tetap bersih hingga tidak diperlukan penggantian air, dengan pengecualian bila ekosistem dalam kolam terganggu dan menghambat pertumbuhan ikan, dengan kejadian ada ikan mati, maka kolam harus dikuras dan diganti dengan air yang baru.

5. Bioflok Lebih Hemat Tempat

Salah satu keunggulan budidaya ikan dengan sistem bioflok dibanding dengan empang konvensional atau kolam tanah adalah hemat tempat, karena hanya dengan kolam terpal berukuran diameter 4 - 7 meter sudah bisa memulai usaha bioflok, dan bisa diletakkan berdekatan.

6. Hasil Sangat Menguntungkan

Melalui estimasi dengan jumlah pakan yang sama dengan empang konvensional, hasil panen yang didapat dengan sistem bioflok hampir naik 3x lipat.

Itulah tadi sebagian keuntungan yang didapat dari budidaya ikan nila dengan sistem bioflok sesuai dengan pengalaman kami. Mungkin masih banyak keuntungan lain yang belum kami jabarkan pada artikel kali ini.

Namun jika anda tertarik untuk budidaya nila dengan sistem bioflok, kami UPR Citomi menjual Larva / Benih / Kebul Ikan Nila Merah ( Red Nils ) dan Nila Hitam ( Black Nils ), silahkan contact admin yang aktif di button Hubungi Kami.

Share:

Apa Itu Bioflok?

Bioflok merupakan salah satu teknologi budidaya ikan dengan melalui rekayasa lingkungan yang mengandalkan pasokan oksigen dan pemanfaatan mikro organisme yang secara langsung dapat meningkatkan nilai kecernaan pakan.

Prinsip dasar bioflok sendiri mengubah senyawa organik dan anorganik yang terdiri dari karbon, oksigen, hidrogen dan nitrogen menjadi massa sludge berbentuk bioflok. Perubahan tersebut dilakukan dengan memanfaatkan bakteri pembentuk gumpalan sebagai bioflok.

Teknik ini sangat populer dikalangan pembudidaya ikan lele dan ikan nila karena mampu menggenjot produktifitas panen yang lebih tinggi. Selain itu, metode bioflok juga menerapkan penggunaan lahan menjadi tidak terlalu luas dan hemat air.

Oleh karena itu, teknik bioflok menjadi solusi efektif untuk memenuhi gizi masyarakat, serta menjadi cara yang ekonomis bagi para pebisnis bidang perikanan.

Tertarik dengan budidaya ikan nila dengan teknologi bioflok ini? 
Kami UPR CITOMI menyediakan larva / benih / kebul ikan Nila Merah ( Red Nils ) dan Nila Hitam ( Black Nils ).
Share:

Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Youtube Kami